Pertama-tama, gue mau disclaimer dulu. Topik
postingan gue kali ini, Astrologi, mungkin bisa jadi sensitive case buat
beberapa orang yang beneran percaya kalau Astrologi berpengaruh ke kepribadian
seseorang. Jadi supaya jelas, gue ga ada maksud menyinggung orang-orang yang
percaya dengan energi kosmos dan sebagainya karena ada orang-orang yang percaya
sampai jadi semacam ilmu aliran agama. Kalau ga salah sih masuk ke aliran
"New Age".
Kalau salah, mohon dikoreksi.
Gue juga ngerti kalau
sebagian besar yang suka dengan astrologi sebenernya hanya buat main-main dan
ngga percaya, tapi gue jadi agak khawatir sama yang beneran percaya tanpa
pernah berpikir lebih lanjut sebenernya astrologi itu dasarnya ilmu apa.
Padahal Astrologi di akhir abad 17 sudah ditinggalkan semenjak ilmu-ilmu sains
seperti Astronomi dan Fisika berkembang pesat. Masa sih kita mau lebih terbelakang
dari orang-orang yang hidup 400 tahun yang lalu?
Kalau sudah tau dasarnya apa dan masih percaya
ya ngga apa-apa juga. Alasan pribadi orang beda-beda dan gue bisa menghormati
perbedaan. Gue membahas topik ini dari sisi sains yang dilandasi dengan
penelitian-penelitian empiris. Kalau yang percaya Astrologi percaya dengan ilmu
kosmos ya lain POV. Yang bahaya itu yang percaya gitu aja tapi ternyata ngga pernah mencari
tahu dasar-dasar ilmu Astrologi apa. Lebih parah lagi kalau percaya dengan alasan pengalaman pribadi.
"Semua Capricorn yang gue kenal begitu"
Tapi nanti keluar juga kalimat,
"Padahal dia Leo lho..kok sifatnya gitu ya"
err...
Astrologi kalau dijelaskan secara sederhana, merupakan ilmu untuk memprediksi kepribadian dan masa depan seorang individu
berdasarkan letak-letak bulan, planet dan benda-benda langit lainnya. Detilnya
cari tau sendiri yaaa.. soalnya agak ribet dan tujuan gue nulis ini juga bukan
ngomongin si Astrologi sendiri.
Dua tahun yang lalu Profesor Mark Hamilton dari
Universitas Connecticut mengeluarkan hasil penelitian di jurnal Comprehensive
Psychology yang menyatakan kalau mereka menemukan ada hubungan antara bulan
kelahiran seseorang dengan kepribadiannya. Tapi sebelum gue cerita lebih
lanjut, harus diinget kalau hasil penelitian ini hanya berlaku untuk orang-orang yang
tinggal di negara empat musim khususnya Amerika Utara.
Jadi, menurut hasil penelitiannya Pak
Hamilton, kalau dihitung secara statistik terhadap 300 selebriti dari berbagai
bidang, ternyata memang selebriti paling banyak lahir di bulan Februari. Selain
itu orang-orang yang lahir dari bulan Desember hingga Maret cenderung lebih
kreatif dan berkemauan keras.
Sedangkan orang-orang yang lahir di bulan-bulan dengan jumlah hari genap
cenderung memiliki kepribadian yang lebih ekstrovert dibanding dengan
orang-orang yang lahir di bulan-bulan dengan jumlah hari ganjil. Alasannya? Sayangnya masih tebak-tebakan karena penelitiannya masih berbentuk kuantitatif dari perhitungan statistik tanggal kelahiran 300 selebriti tersebut. Seru nih kalau ada penelitian lain yang mau ngulik-ngulik lebih lanjut.
NAH, hasil penelitian Pak Hamilton bukan mau bilang
kalau astrologi ternyata benar, tetapi aspek-aspek astrologi bisa jadi alat
untuk membantu orang mengingat jadwal dan pola alam. Di sini deh baru gue bisa melihat
unsur-unsur apa dari astrologi yang bisa gue terima. Sebagai kategori pengelompokkan
seseorang lahir di bulan apa dan konsekuensinya lahir di bulan-bulan tersebut.
Penelitian lain yang serupa yang dilakukan oleh
Universitas Queen Mary di London menemukan bahwa musim dingin sangat
berpengaruh terhadap besarnya kemungkinan seseorang lahir dengan gangguan
depresi, bipolar, atau skitzofrenia. Hal ini disebabkan oleh besarnya
kemungkinan ibunya terkena Influenza di musim dingin atau tipe-tipe makanan apa
yang tersedia dan tumbuh di musim dingin yang berpengaruh dengan gizi sang ibu.
Hubungannya dengan Astrologi? Bulan kelahiran seseorang bisa ditarik mundur ke kapan ibunya masuk masa trimester kehamilan dan apa yang ibunya makan dan alami berkaitan dengan musim dan penyakit yang biasa ada. And voila...terbentuklah kelompok orang-orang dengan karakteristik yang mirip.
Hubungannya dengan Astrologi? Bulan kelahiran seseorang bisa ditarik mundur ke kapan ibunya masuk masa trimester kehamilan dan apa yang ibunya makan dan alami berkaitan dengan musim dan penyakit yang biasa ada. And voila...terbentuklah kelompok orang-orang dengan karakteristik yang mirip.
Lebih keren sebenernya kalau peneliti-peneliti
lokal kita bisa meneliti lebih jauh tentang hal ini dan lebih fokus ke negara-negara
tropis seperti Indonesia. Siapa tau ada aspek astrologi yang cocok dan
bisa menjelaskan lebih baik misalnya kenapa orang-orang yang lahir di pertengahan tahun
biasanya dianggap galak dan berani 😉
Stay smart ya guys!
