Saturday, September 30, 2017

Pulitik Jaman Jigeum

Ada apa si akhir-akhir ini?

Akoh bingong..

Tiap kali liat berita, terutama yg temanya pulitik, bikin akoh, ingin mengeluzzz.. dada pacar #modusvangkeh

Pulitik jaman jigeum bisa dibilang, terang-terangan segan, rahasia-rahasiaan tak bisa, njuk aku kudhu piyeeeh? Menutup sebelah mata dan membelalakkan yg satunya? Mata akoh sipit gaes, melotot itu syusyah ih BIKES!BIKin KESel!

Ingin cuek, harusnya cuek, tapi apa daya, status warga negara, mau gak mau, suka gak suka, harus tahu dan memahami berhubung apa yg terjadi pada percaturan pulitik negara dapat mempengaruhi hidup akkkohhh baik secara langsyung maupun tydac..

Haaah...

Ingin bercerita banyak, namun... otakku buntu gaesss~

Hanya mampu birkiti, pulitik jaman jigeum...

Friday, September 29, 2017

Mana Nih Kak Mith?

Kangen juga sama blog ini lama nggak nulis. (kaya rajin nulis aje)
Tapi ya, pada kangen nggak sih baca tulisannya Kak Mith? kangen kan? kan? kan? KAN???

Friday, September 22, 2017

Coba Renungkan Sambil Nge-mut Jempol Tetangga

Jika manusia begitu perduli dengan yang namanya hasil serta sering kali menafikan segala proses di antaranya...harusnya manusia gak usah ribut soal panjang pendeknya waktu tempuh seseorang untuk meraih gelar sarjana,toh yang penting lulus juga,yang penting wisuda,ya to?

Tjih,manusia..

Tuesday, September 19, 2017

Mood : Creep - Radiohead


Now playing (on repeat) : Creep - Radiohead, cover by....hem....who's this guy.....lupa euy....
I think his cover is the best until now. Chase Eagleson.

Dengerinnya sambil duduk di kafe sore2 deket jendela, liatin orang seliweran di luar terus ujan-ujan.

Sunday, September 17, 2017

Cak Lontong Idolaku...Padahal gw sukanya ketupat...

Jadilah rendang gaes, yang makin dipanasin makin meresap bumbunya, makin lembut dagingnya, makin enak rasanya, jangan jadi buah, makin mateng malah makin bonyok

Coba tentukan Judul, temukan Tema, dan tunjukkan Ide serta Kalimat Utama dr celotehan syamvah di bawah ini.

"Menghargai dan menghormati orang lain bukanlah hal yang merendahkan diri sendiri, melainkan justru membuat Anda menjadi orang terhormat"

Dikutip dr dlm buku Drilling Semua Jenis Soal...bla bla bla..yg lbh mirip buku motivasi dgn konten yg kece di dalamnya.

Barangkali kita msh suka lupa gaes, krn seringkali kita enggan utk lbh dulu menjadi yg menghargai dan menghormati orang lain, kenapa?

Entahlah, mgkn krn anggapan, mrk yg merendah sama dengan mrk yg lemah, mrk yg ramah sama dgn mrk yg tidak berwibawa, pdhl, belum tentu begitu kan?

Senyum aja ibadah, masa ramah jadi salah? Lagipula lbh baik merendah drpd meninggi, bisa stroke gaes, selain itu, sejatinya, di atas eternit, masih ada rangka atap, di atas atap, masih ada genteng/seng, dan di atas genteng/seng gaes, masih ada langit..

JADI intinya.. jangan takut utk mulai lebih dulu menghargai dan menghormati orang lain, perkara apakah orang itu bnr2 pantas dihargai dan dihormati, biar kehidupan dan alur waktu yg membuktikan..

Eh tapi jangan fanatik, krn segala sesuatu yg berlebihan itu gak baek gaes,CMIWW!

Saturday, September 16, 2017

Takarazuka Revue, All Female Theatre

Udah pernah dengar tentang Takarazuka Revue? Kalau belum, let me introduce you to them. 😁
Takarazuka Revue adalah sebuah teater musikal di Jepang yang mirip-mirip sama Broadway. Pertama berdiri di kota Takarazuka, Perfektur Hyogo, Jepang. Pemiliknya sama dengan pemilik Hankyu Railways. Mereka sudah memaikan banyaaaak sekali judul pertunjukan antara lain Romeo & Julliet, Phantom of the Opera, Wutherling Heights, Rurouni Kenshin, Ocean's Twelve, Me and My Girl, Ernest in Love, Elisabeth, dan banyaaaaaak lagi.
















What's so special about them? 
Nah. Ini nih. Iniii niiiihh. BANYAK BANGET! KYAAA!!! *internal screaming* I'm a HUGE fan of them. HAHAHAHA. Tapi tetep lumayan kok buat nambah pengetahuan. Let's start from the first.

An all female troupes.
Iya, beneran. Semua pemainnya wanita. Takarazuka Revue ini oposite dari Kabuki yang seluruh pemainnya laki-laki. Di Takarazuka, pemain wanita dibagi jadi 2 roles, yang mainin peran wanita (Musumeyaku) dan yang mainin peran pria (Otokoyaku). Semua pemainnya ini masuk ke sekolah khusus Takarazuka Music School (TMS) dengan seleksi super ketat dan setiap angkatannya cuma sekitar 50an orang terpilih dari 1000an kandidat yang mendaftar. Semuanya usia sekitar 15-18 tahun. Mereka harus sekolah 2 tahun untuk setelah lulus bisa masuk ke Takarazuka Revue dan dapat kontrak selama 7 tahun sebagai underclassman, lalu setelah 7 tahun mereka bisa negosiasi untuk melanjutkan karir sebagai upperclassman Takarasienne.


A long loooong way to go as a performer. Gue masih suka takjub dengan kegigihan mereka meniti karir bertahun-tahun sampai bisa perform di teater utama (Grand Theater) dan dapat peran yang cukup terlihat di pementasan. Motto mereka adalah “Kiyoku, Tadashiku, Utsukushiku” yang terjemahannya adalah “Purity, Honesty, Beauty”, dengan filosofi Jepang yang mengajarkan mereka untuk jadi "Good Wife, Wise Mother". Pelajar di TMS diajarkan untuk jadi figur wanita ideal di mata masyarakat Jepang, and they nailed it despite whatever the role they chose later on their second year. Disiplinnya itu loh, parah banget. Kebayang dong kegiatan sehari-hari belajar seni pertunjukan, praktek nyanyi-nari-ballet-teater-dll-dsb-dkk dengan jadwal super ketat dan tata krama orang Jepang. 

Lulus dari TMS, mereka dijamin dengan karir yang ciamik di bidang seni pertunjukan dan bidang-bidang lain. Berdasarkan Japan Times, setelah lulus dari Takarazuka, "Some continue pursuing careers as actresses and TV celebrities. Others simply marry and retire from the entertainment industry. Well-known figures include the actresses Kaoru Yachigusa, Mao Daichi, Hitomi Kuroki, Yuki Amami and Miki Maya. A very few have entered politics, including Chikage Ogi, former president of the Upper House who also served as transport minister. Now retired from politics, she was the top Takarazuka star playing a girl’s part in the 1950s. Miyuki Hatoyama, whose husband, Yukio, is president of the Democratic Party of Japan, was in the Takarazuka troupe. If her husband’s party wins the upcoming general election, she is almost certain to become Japan’s first lady."


Yuki Amami, Former Yukigumi Top Star  




 Maya Miki, Former Hanagumi Top Star


TBC.
Next : The Troupes. 

MMR

Ngeliat singkatan nama-nama panggilan kami, gue jadi iseng pingin tau apakah ada singkatan MMR yang secara internasional dikenal luas. Ternyata MMR itu nama Vaksin untuk Measles, Mumps dan Rubella. Alias Campak, Gondok dan Virus Rubella (versi lebih singkat dari masa sakit Campak). -_-

Cocok kayaknya.

Testes 123 bisa kedengeran yang di belakang? I LOVE YOU JEKARDAH

tes...tes....adalah bentuk plural dari testis. Testis adalah salah satu organ reproduksi dari binatang berjenis kelamin jantan. Udah gitu aja sih karena disuruh nulis postingan di blog dan gue kalau nulis itu rempong. Kebanyakan mikir dan kebanyakan nyari data dulu, macam mau nulis jurnal penelitian. Tapi ya udah, berhubung gue lagi ada waktu nungguin temen yang mau pergi kondangan bareng, gue sempatkan lah....

Wednesday, September 13, 2017

Wednesday, September 6, 2017

Sampah Serapah

Hi...

Tau gak gaes, kata Mendagri, alias Menteri Dalam Negeri(jaga-jaga kalo ada yg blm tau Mendagri itu singkatan dari apa) jumlah penduduk Indonesia, per bulan Juni tahun 2016 aja ada sekitar 257.912.349 jiwa. Sedangkan, hingga per bulan Juli 2017, jumlah itu meningkat sampai menyentuh angka lebih dari 262 juta penduduk. Sudah berapa ya sekarang kira-kira? Yang jelas, sudah tidak sesuai lagi dengan sebuah tembang lawas kepunyaan Raja Dangdut Indonesia yang berjudul 135.000.000. Eh tapi, beliau jangan dihujat ya, maklum, waktu lagu itu diciptakan dan diproduksi, mungkin jumlah rakyat Indonesia ya segitu. Mendagri juga jangan dihujat kalo pernyataan beliau ada kekeliruan, ya namanya juga manusia, tempatnya salah dan lupa. Kenapa perlu diingatkan untuk jangan dihujat? Soalnya gini gaes, jaman sekarang, lebih sering hujat turun daripada hujan, bikin adem enggak, bikin runyam iya, bikin banjir juga si, cuma lebih ke banjir keringat, air mata, kadang-kadang darah. Jangan gaes, sudah, bumi sudah tua, jangan dibuat makin berantakan lagi ya, cukup, cukup otak kami bertiga aja yang berantakan.

Uda si, gitu aja,CMIW!