Sebuah pencitraan pagi ini, foto diambil beberapa kali akibat kurang pencahayaan, akhirnya di edit via apk gallery smartphone dengan mode punched, sekedar buat nerangin foto.
Buku ini, dr sejauh yang gw baca, intinya si, biografi ke atheis annya opa Freud,tujuan ni buku, mnrt gw pribadi selain utk mengenal Freud, jg utk sdkt paham ttg atheisme
Apakah ini buku ngajak pembaca utk jadi atheis? Nope, ni buku sekedar ngasih sdkt pencerahan ttg kenapa org bs cenderung/punya paham atheis, dan buat gw, gak ada bedanya si sama kita yg yakin Tuhan itu ada. Atheis gak meniadakan kekuatan besar di atas manusia kok, mrk cuma, gak yakin, sama keharusan manusia menciptakan sosok khusus utk lbh meyakinkan diri mrk sendiri klo kekuatan besar melebihi kemampuan manusia atau makhluk hidup lainnya itu ada.
Seharusnya gak ada yg salah dan benar kalo kita bicara ttg keyakinan dlm diri kita masing2 kan? Toh kita ini individual yang berdiri sndr, dengan kata lain, otak sendiri2, hati sendiri2.
Maka seharusnya, baik mereka yang mengaku atheis dan mereka yang mengaku beragama yang otomatis yakin akan keberadaan Tuhan, gak boleh dong saling sindir, apalagi saling merendahkan,karena pada akhirnya...
"Its all about perspective"
PS, am not trying to be sok tau, not trying to be yang paling berakal atau bermoral, cuma ingin sedikit sharing pendapat gw klo kayaknya debat ttg Tuhan tu gak perlu, tentang agama tu gak perlu, yang penting, toleransi dengan sama2 menghargai pendapat satu sama lain ajalah sudah, tapi tentu, ketika bicara ttg manusia, seringkali ada embel2nya utk bs benar2 "nrimo" ..
Dan to be honest, mnrt gw, bkn sikap mabok agama yg bikin negara ini gak maju ato dunia ini gak bisa damai, tapi mabok dominasi, dominasi atas segala hal, dominasi gender tertentu atas gender yang lain dominasi antara yg berduit dgn yg berduit dan yang tidak, juga dominasi antara mrk yg berkuasa utk bisa jadi di atas para penguasa.
Mabok dominasi, and we, humans, need to fix it.
A.S.A.P.
stujuuuu !! Kalau mau marah sama yang menggunakan ajaran agama untuk hal-hal buruk, silahkan. Tapi kalau udah ngga ngerti bahwa yang jahat-jahat ini aja bego dalam mengartikan ajaran agama, artinya yang menghujat agama dan bukan orangnya sebenernya sama begonya -_-
ReplyDeleteJelas ko kalau yang mau berdakwah baiknya dengan cara yang lembut karena ujung-ujungnya kepercayaanmu adalah kepercayaanmu. Gue ga ada urusan selama masih saling menghormati dan kalau perlu menyayangi taelaaa
Good read, Ul. Karena belajar tentang orang-orang yang berbeda tanpa harus menghakimi itu penting. Bravo!