This is a question for a truly music lovers. Pernah inget
ngga at one moment in your younger self life, lo berpikir "Mau gue usia
berapa pun, gue akan terus keep up dengan perkembangan musik". Biasanya
pikiran seperti itu muncul karena kita sendiri baru liat orang-orang
"tua" di sekitar kita yang ngga mengikuti musik-musik (minimal) top 40
saat itu. Biasanya juga, orang-orang "tua" ini pernah mencoba
untuk bikin kita suka atau dengerin lagu-lagu jaman mereka yang menurut mereka
keren banget. Most of the times, we can't click with those songs.
Ternyata setelah gue mulai masuk usia 25 tahun ke atas, gue
mulai kaget waktu gue ngga bisa keep up dengan perkembangan musik-musik yang
lagi hits. Malin (ade gue) yang jarak usianya cukup jauh, jadi constant
reminder karena gue jadi banyak tahu lagu baru dari dia. Kadang juga dengan
tambahan komentar ngga enak seperti, "Serius? Kakak ga tau lagu ini??" Karena
pada suatu waktu ketika dia masih kecil, kiblat musik dia adalah musik-musik
yang gue dengerin dan kesannya gue yang super up to date dengan musik. Sekarang
malah kesannya jadi kebalik.
Menurut pendapat pribadi gue (yang sebenarnya sangat tidak akurat karena
cuma meraba-raba pengalaman pribadi), gue merangkum 3 alasan kenapa pada
akhirnya janji ke diri sendiri untuk keep up sama perkembangan musik itu sulit
banget untuk ditepati:
1. Life, work and other shitty things yang mengurangi waktu
kita untuk fokus ke musik seperti jaman-jamannya masih sekolah dan kita masih
punya waktu berlimpah untuk guling-gulingan di kasur meratapi gebetan yang ngga
tau eksistensi kita sambil dengerin radio (hayaaa masih jaman radiooo haha)
2. Technology takes a good part in making it harder to keep
up with every.single.new.music that come out. Sekitar 15 - 20 tahun yang lalu,
gue bisa tahu ada musik baru hanya bisa dari nonton MTv atau acara mingguan new
release di Prambors XD Kalau lo mau jadi musisi terkenal, pilihan jalur yang bisa lo
tempuh sedikit banget. Sekarang? Medianya untuk mulai karir lo di bidang musik
ada banyak banget . Youtube atau Soundcloud cuma dua dari puluhan
pilihan. "Indie records" udah bukan hal yang spesial untuk suatu
musisi untuk punya sifat unik. Walaupun secara prinsip tetep aja beda antara label indie dan
huge record company. Hasilnya, kita sebagai konsumen pun punya banyak banget
pilihan juga untuk dapet musik baru.
3. Ada penelitian yang bilang kalau lagu-lagu yang paling
kita suka dan pada akhirnya jadi genre utama pilihan kita, adalah lagu-lagu
yang kita suka di usia masuk remaja or around 14 years old. Menurut penelitian, anak-anak usia 14 tahun
paling gampang nerima lagu-lagu yang paling populer saat itu dan perlahan
sesuai usia akan drift away dan menemukan genre paling pas dengan kesukaan
mereka. Pada akhirnya, naturally, ketika si artis favorit top 40 pun ngga se-terkenal
dulu, mereka akan tetap ngikutin sepak
terjangnya dan tetap setia dengan genre itu. Sedangkan genre setiap beberapa
tahun berubah dan bercabang, making this situation is even more complicated.
Kebayang kan betapa kompleksnya musik pada akhirnya dan
usaha kita untuk usaha keep up dengan perkembangan musik secara alamiah akan
terkikis pelan-pelan. Lucunya ketika Malin masuk usia 21 tahun, dia bilang ke gue juga kalau, "Mau gue usia berapa pun, gue akan terus keep up dengan perkembangan musik" lol
Jadi, kira-kira menurut kalian hasil penelitian ini bener
ngga? Apa genre favorit kalian di usia 14-an masih jadi preference kalian saat
ini? Apa kalian juga tambah sulit untuk keep up dengan musik terbaru setelah
masuk usia 25 tahun? (pst, I feel bad for the generation who grew up with
Bieber and One Direction. OOPS hehe nah, just half kidding about it) Ada alasan lain yang mau ditambahin? Let us know what are the popular music when you were 14 and is it really the genre you still listen to until now.

*hands clapping
ReplyDeleteakhirnya ada tulisan bermutu di blog kita........XD
haalaaaa lebaaay...semua yg di blog ini penting dan bermutu kalau dihasilkan dari otak-otak lo pada yang gue guarantee ngga KW-an XD
Delete